“Barang siapa yang sanggup berlama-lama tidak tidur di malam hari, maka hatinya akan merasa bahagia di siang hari” – Kitab Ta’lim al-Muta’allim Bintang dan bulan sering kali menjadi simbol paling sederhana tentang keindahan malam. Ia hadir tanpa suara, tanpa sorot yang memaksa. Meski gelap dan hitam, malam tidak pernah benar-benar
Selengkapnya...“Berpikir satu jam lebih baik daripada beribadah selama enam puluh tahun.” — Hadis Nabi Muhammad SAW Kapan terakhir kali kamu benar-benar meluangkan waktu 1–2 jam hanya untuk berpikir? Bukan sekadar rebahan atau scrolling media sosial, tapi merenung secara jernih tentang hidup yang sedang kamu jalani? Atau jangan-jangan, kamu bahkan belum
Selengkapnya...“Apakah aku membagikan ini karena benar-benar ingin berbagi kebahagiaan?” “Atau, jangan-jangan aku butuh pengakuan karena merasa kurang diperhatikan?” Di beranda media sosial ku baik di whatsapp, instagram, facebook maupun tiktok, lagi tren foto bersama keluarga di momen Lebaran. Setiap sudut media sosial dipenuhi senyum, kebersamaan, dan kehangatan. Ada yang berpose
Selengkapnya...“Kosong-kosong ya!” Ungkapan tersebut sering kita dengar di waktu lebaran, baik ungkapan secara langsung maupun berupa tulisan di sosial media. Seakan dengan mengungkapkan kata-kata tersebut kita sudah terbebas dari kesalahan dan saling memaafkan. Saya sendiri pun sering menggunakan ungkapan tersebut saat bersilaturahmi dengan teman atau sahabat, sebuah joks untuk menambah
Selengkapnya...“Alon-alon seng penteng Kelakon (pelan-pelan tapi pasti), Gliyak-gliyak seng penteng Kecandak (hati-hati yang penting kepegang/dilakukan), Gremet-grement seng penteng Selamet (merangkak dikit-dikit yang penting selamat)”. – Filosofi Jawa Pernah nggak, kamu merasa dimana dalam satu hari, sudah ngerjain banyak hal, tetapi rasanya pekerjaan nggak kelar-kelar. Satu pekerjaan sudah selesai, eh muncul
Selengkapnya...

