“Saat hidup hanya diukur pengakuan dari luar, kita jadi kehilangan kebahagiaan dan keintiman dengan diri dari dalam.” Akhir pekan lalu, saya memutuskan untuk ngopi santai di Telaga Ngebel. Suasananya ramai, khas weekend. Sejenak, untuk melepaskan penat pekerjaan yang lumayan hetik. Saat sedang menikmati secangkir kopi hangat, tiba-tiba datang dua cewek
Selengkapnya...Judul diatas adalah pertanyaan sederhana sebagai pembuka. Namun, untuk menjawab pertanyaan tersebut perlu kamu renungkan secara mendalam. Karena ini tentang kehidupanmu, ini tentang tujuan akhir yang ingin kamu tuju. Seorang dianggap bisa kenal dengan dirinya sendiri salah satunya adalah memiliki tujuan hidup yang jelas. Kalau dia sendiri aja belum tau
Selengkapnya...“Kurangnya waktu sebenarnya adalah kurangnya prioritas.” – Timothy Ferris Setiap hari, tanpa kita sadari, waktu terus berlalu. Detik demi detik, menit demi menit, waktu perlahan meninggalkan kita. Namun, seringkali kita mengabaikan anugerah waktu yang telah diberikan. Kita cenderung menghabiskan waktu hanya untuk kesenangan sesaat, tanpa memikirkan makna dan hakikat waktu
Selengkapnya...“Alon-alon seng penteng Kelakon (pelan-pelan tapi pasti), Gliyak-gliyak seng penteng Kecandak (hati-hati yang penting kepegang/dilakukan), Gremet-grement seng penteng Selamet (merangkak dikit-dikit yang penting selamat)”. – Filosofi Jawa Pernah nggak, kamu merasa dimana dalam satu hari, sudah ngerjain banyak hal, tetapi rasanya pekerjaan nggak kelar-kelar. Satu pekerjaan sudah selesai, eh muncul
Selengkapnya...“Ketika seseorang mengenal dirinya sendiri, dia akan memahami tujuan dari sang penciptaannya, sehingga dia semakin kenal dan dekat dengan Rabb-nya.” Begitu pentingnya sejenak kita merefleksikan diri untuk bisa mengenal diri sendiri secara mendalaman. Pemahaman yang mendalam tentang diri sendiri adalah kunci untuk mencapai kebahagiaan, kedamaian, dan kesuksesan sejati. Saya sudah
Selengkapnya...


