Di era serba cepat ini, tanpa sadar ritme kehidupan kita pun ikut berlari kencang. Semua ingin serba instan—cepat sukses, cepat bahagia, cepat punya jodoh, cepat kaya, cepat bebas dari hutang, cepat lulus kuliah, cepat punya pekerjaan, dan seterusnya. Tapi, pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya: Apakah semua yang kita kejar
Selengkapnya...“Kendorkan ekspektasi, ganti dengan kesadaran diri. Karena kahanan sering kali diluar kendali. Kita yang beradaptasi, atau kita yang terlalu memaksakan diri bahwa semua peristiwa harus sesuai ekspektasi?” – Wildan Asrori Pada dasarnya kehidupan itu selalu menyuguhkan ketidak-pastian. Dimana, hal-hal yang tidak terduga dan diluar kontrol kita sering terjadi. Entah itu
Selengkapnya...“Jika lelah, beristirahatlah. Semua butuh jeda.” Kamu dan saya pasti setuju bahwa kehidupan ini menyuguhkan, ketidaknyamanan, kepahitan, kesedihan, kekesalan, kekecewaan, atau kesakitan yang membuat diri kita lelah menghadapi itu semua. Berbagai cobaan yang datang silih berganti, seakan tanpa henti. Dengan keadaan seperti inilah kita dituntut untuk terus merasa kuat. Ujian
Selengkapnya...“ Ketika hatimu terlalu berharap pada seseorang, maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya pengharapan supaya mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui orang yang berharap pada selain-Nya, Allah menghalangi dari perkara tersebut semata agar ia kembali berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.” – Imam Syafi’i Di konten ini saya awali dari
Selengkapnya...“Kita tidaklah pernah hidup, melainkan hanya berharap hidup; dan selalu menanti-menantikan agar kita bahagia, sehingga kita tidak pernah bahagia”, demikian kata filsuf Pascal. Saya yakin kamu pasti sering sekali mendengar kata bahagia. Bahkan setiap mulut manusia menginginkan hal ini terjadi dalam kehidupannya. Begitu juga kita, menginginkan kehidupan yang bahagia. Namun,
Selengkapnya...