Jujur saja, saya adalah seorang penakut. Terutama ketika harus berhadapan dengan risiko. Saya tumbuh sebagai seorang introvert, lebih nyaman diam, mengamati, dan memikirkan segalanya dalam kepala sebelum melangkah. Mungkin karena itulah, rasa takut sering datang tiba-tiba, tanpa permisi, lalu menetap lebih lama dari yang saya inginkan. Bertahun-tahun lamanya, saya menganggap
Selengkapnya...Ada satu alasan sederhana kenapa saya sering kembali ke Telaga Ngebel: senjanya. Momen ketika matahari perlahan tenggelam di balik perbukitan selalu menghadirkan perasaan yang sulit dijelaskan. Langit berubah warna, angin terasa lebih sejuk, dan suasana mendadak hening. Magis, cantik, dan menenangkan. Telaga Ngebel terletak di lereng Gunung Wilis, Kabupaten Ponorogo,
Selengkapnya...Ada hal yang jarang dipublikasikan oleh seorang CEO atau pemilik bisnis pada umumnya. Di balik pencapaian, foto-foto rapih di LinkedIn, atau testimoni klien yang memuji, ada sesuatu yang sering tersembunyi yaitu : rasa takut, keraguan, dan kebingungan. Membangun bisnis itu tidak hanya soal strategi, angka, atau branding. Ada bagian mental
Selengkapnya...Menjadi konten kreator adalah salah satu impian yang sudah saya tulis sejak empat tahun lalu. Tetapi mewujudkan impian itu bukanlah hal yang mudah. Ada rasa takut tampil di depan kamera, rasa tidak percaya diri, dan kebingungan mau membuat konten seperti apa—hal-hal yang hampir semua pemula pernah rasakan. Namun di luar
Selengkapnya...Berita duka tentang bencana di Sumatra bukan hanya meninggalkan luka bagi saya, tapi juga menyalakan kembali rasa kecewa yang selama ini berusaha saya redam terhadap para pemimpin negeri ini. Entahlah… sulit rasanya mencari alasan untuk tetap optimis ketika setiap hari beranda sosial media hanya dipenuhi kabar yang membuat hati semakin
Selengkapnya...

