Deprecated: YoastSEO_Vendor\Symfony\Component\DependencyInjection\Container::__construct(): Implicitly marking parameter $parameterBag as nullable is deprecated, the explicit nullable type must be used instead in /home/wildanas/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor_prefixed/symfony/dependency-injection/Container.php on line 60
Mewujudkan Mimpi Jalan-Jalan Sambil Menghasilkan Uang | Wildan Asrori
Mewujudkan Mimpi Jalan-Jalan Sambil Menghasilkan Uang
Stories

Mewujudkan Mimpi Jalan-Jalan Sambil Menghasilkan Uang

Jalan-jalan keliling Indonesia bahkan dunia adalah big dream yang sejak lama saya simpan dalam hati. Bukan cuma soal melihat tempat baru, tapi tentang pengalaman, kebebasan, dan rasa syukur yang muncul setiap kali menginjak tanah yang berbeda.

Dua tahun terakhir, saya mulai bergerak lebih serius untuk mewujudkan mimpi itu. Tidak dengan cara langsung terbang ke tempat yang jauh, tetapi dengan langkah sederhana: mengunjungi tempat-tempat indah yang dekat dengan lingkungan saya.

Saya mulai mendokumentasikan setiap perjalanan dalam bentuk tulisan dan konten visual di media sosial. Tidak ada peralatan canggih, hanya kamera HP dan rasa penasaran yang besar. Dari sinilah perjalanan itu perlahan punya terbentuk.

Kenapa saya ingin travelling? Saya sudah ceritakan di artikel sebelumnya. Intinya, saya ingin mengumpulkan cerita, pengalaman, dan rasa kagum atas luasnya dunia yang Tuhan ciptakan. Jelasnya bisa cek disini : Gara-gara ini saya ingin Keliling Dunia! 50 Negara dari 242 Negara di Dunia

Travelling Itu Menyenangkan. Tapi, Butuh Biaya

Jujur saja, mimpi jalan-jalan itu indah, tapi realitanya membutuhkan biaya yang tidak kecil. Bahkan untuk sekadar backpackeran sekalipun, ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi: transportasi, makan, penginapan, tiket masuk, dan kebutuhan darurat lainnya. Dan inilah saya mengalami hambatan yang sama seperti banyak orang—uangnya nggak selalu siap.

Wishlist saya panjang, ada banyak destinasi yang ingin sekali saya kunjungi. Tapi kadang saya harus menunda karena kondisi finansial belum memungkinkan.

Saya yakin kamu juga pernah merasakan hal yang sama: ingin pergi ke tempat A, tempat B, atau bahkan keliling Indonesia, tapi harus menahan diri karena masalah biaya. Dan itu wajar banget.

Bisa Nggak Sih, Jalan-Jalan Tapi Tetap Dapat Uang?

Dari kegelisahan itu, saya mulai bertanya pada diri sendiri:
“Apa mungkin ya? Jalan-jalan tapi justru dapat uang? Bukannya travelling itu menghabiskan uang?”

Pertanyaan itu awalnya terdengar mustahil. Otak kita akan otomatis menolak ide yang terasa berlawanan. Tapi setelah saya perhatikan, di era digital hari ini banyak contoh nyata bahwa hal itu mungkin.

Ada banyak influencer dan konten kreator yang bisa tetap menghasilkan uang meskipun mereka traveling terus. Beberapa di antaranya:

  • Jajago Keliling Indonesia – dikenal dengan gaya bercerita yang apa adanya dan penuh inspirasi.
  • Fiersa Besari – dengan narasi magisnya tentang perjalanan di Atap Langit Indonesia.
  • Afgan Fazri Handoko – konten perjalanan dan edukasinya yang khas.
  • Dan banyak lagi di luar sana.

Mereka adalah bukti bahwa hidup dari jalan-jalan itu bukan fantasi.
Dan lebih penting lagi: peluang itu juga terbuka untuk siapa pun… termasuk saya dan kamu.

Untungnya, kita hidup di era modern, ketika teknologi membuat semuanya lebih mudah. Selama ada niat, usaha, dan doa, jalan itu bisa kita buka.

Setelah saya pelajari dan amati, kurang lebih begini alur untuk bisa menghasilkan uang dari travelling, kir-kira seperti ini :

Proses jalan-jalan mendapatkan uang

1. Membuat Konten

Ini adalah pondasinya. Kalau ingin jalan-jalan tapi ada pemasukan, konten adalah alat utamanya.

Konten itu luas banget bentuknya:

  • Video perjalanan
  • Foto destinasi
  • Storytelling di blog
  • Review tempat wisata
  • Tips road trip
  • Bahkan tulisan reflektif dari pengalaman perjalanan

Yang penting bukan kamera mahal atau teknik editing super rumit, tapi bagaimana kita bisa bercerita dan memberikan nilai ke audiens. Konten adalah jembatan antara perjalananmu dan peluang penghasilan.

2. Membangun Traffic dan Follower

Kita bisa membuat konten sebagus apa pun, tapi kalau tidak ada yang melihat, ya sulit berkembang.

Karena itu kita perlu membagikan konten ke berbagai platform seperti:

  • Personal blog atau website
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • YouTube
  • Threads

Setiap platform punya kelebihan masing-masing. Misalnya, blog bisa menghasilkan uang dari adsense atau content placement. Instagram cocok untuk foto dan highlight perjalanan. TikTok dan YouTube kuat di video storytelling.

Semakin besar traffic dan follower, semakin kuat posisi kita sebagai kreator. Pada akhirnya, audience-lah yang memberi nilai pada konten kita dan membuka banyak pintu rezeki.

3. Menciptakan Sumber Penghasilan

Begitu punya audiens yang loyal, banyak sumber penghasilan yang bisa masuk.

Beberapa contohnya:

  • Endorse / paid partnership
  • Affiliate marketing
  • Adsense (YouTube atau blog)
  • Jualan produk fisik
  • Jualan produk digital (ebook, preset, kelas mini, dll.)
  • Jasa (travel planner, tour guide, editing video, fotografi)
  • Content placement di blog pribadi

Kita bisa pilih satu atau kombinasikan beberapa sekaligus. Makin kreatif, makin banyak pintu yang terbuka.

Sekilas, jalan-jalan sambil dapat uang memang terdengar mustahil. Tapi setelah melihat contoh nyata dan memahami sistemnya, ternyata itu sangat mungkin. Untuk mencapai disana memang bukan hal yang mudah.

Namun, kita bisa memulai dengan start yang yama yaitu berawal dari langkah kecil: mendokumentasikan perjalanan.

Dari konten → ke traffic → ke income.
Flow-nya jelas, cuman tiga point ini, tinggal kita mau atau nggak menjalani proses tersebut.

Saya sendiri masih di perjalanan itu. Masih berproses, belajar, berkembang, dan masih mencoba konsisten. Tapi saya percaya satu hal: mimpi itu bisa diwujudkan kalau kita berani memulainya. Dan siapa tahu, suatu hari nanti saya bisa bercerita dari berbagai kota di dunia, sambil terus bekerja dari tempat yang saya sukai. Ya, semoga saja.

Bagi kamu memiliki impian yang sama seperti yang saya jelaskan diatas, semoga bisa terwujudkan. Amin Amin Amin.

Mungkin, ini dulu cerita saya kali ini. Terima kasih sudah membaca sampai habis, sukses untuk Anda semua dan see you on the top…

0Shares